Jumat, 12 Februari 2010

Penyegelan Ruang Rektor

Bondowoso,zonaberita.com – Sejumlah mahasiswa Universitas Bondowoso menyegel ruang rektorat, Jum’at (12/2) siang. Aksi itu dilakukan mahasiswa sebagai bentuk dukungan atas diberhentikannya Hernanik dari jabatan rektor oleh ketua pengurus yayasan.

Dalam aksinya, mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Mahasiswa Peduli Kampus (FMPK) itu menempeli pintu ruang rektor dengan berbagai pamflet berisi kecaman terhadap rektor Unibo, Hernanik.

Selain menyegel ruang rektorat, mahasiswa juga sempat melakukan orasi di halaman kampus. Dalam orasinya mereka menilai, Hernanik sudah tidak berhak memegang jabatan sebagai rektor karena sudah diberhentikan oleh ketua pengurus yayasan.

Keterangan yang dihimpun zonaberita.com, aksi yang dilakukan mahasiswa tersebut menyusul dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) yang dibuat oleh Muhaimin sebagai ketua pengurus Yayasan Pendidikan Gotong Royong yang membawahi Universitas Bondowoso.

alam SK bernomor K-1/SKep/YPGR-Bond/II/2010 dan ditandatangani oleh Muhaimin itu disebutkan pengurus yayasan telah memberhentikan Hernanik dari jabatannya sebagai rektor di universitas tersebut.

Namun begitu, sejumlah pihak di internal Unibo malah mempertanyakan keabsahan SK yang dikeluarkan oleh Muhaimin. Sebab, “Yang saya tahu, ketua pembina yayasan telah memberhentikan Muhaimin dari jabatannya sebagai ketua pengurus,” tukas salah seorang dosen yang namanya tak mau disebut.

Hal itu dibuktikan dengan adanya SK Yayasan Pendidikan Gotong Royong No 004/Skep/YPGR-Bond/2010 tertanggal 22 Januari yang ditandatangani Soebari IS sebagai ketua pembina yayasan. Isinya, memberhentikan Muhaimin dari jabatannya sebagai ketua pengurus yayasan.

Menanggapi aksi yang dilakukan mahasiswanya itu, rektor Unibo, Hernanik menilai sebagai bentuk penyaluran aspirasi yang dilakukan mahasiswa. Namun begitu, kata dia, “Saya tetap merujuk pada statuta maupun ketentuan yang ada. Bahwa, posisi pembina itu lebih tinggi dari pengurus.”

Artinya, terang rektor bertubuh subur ini, ketika pembina telah memberhentikannya sebagai pengurus maka sejatinya dia sudah tidak punya wewenang sama sekali di yayasan. “Ya, biar masyarakat saja yang menilai,” tandasnya. (wis/hs)


Repost from www.zoneberita.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar